Bab 27 Kompensasi
Yolanda bertanya pada ibunya, Winnie. Winnie bilang kalau Lindsay yang ngajak dia keluar. Dia kesel banget karena Jonathan ninggalin Yolanda, jadi dia berantem sama Lindsay dan mereka mulai jambak-jambakan. Terus sebelum ibunya sempat bereaksi, Lindsay udah tiduran di tanah sambil nangis darah di mukanya.....
Yolanda nanya ke ibunya soal semuanya, tapi dia gak yakin apakah ibunya semarah itu sampai nampar dia dan dia gak sadar.
Lagian, muka Lindsay kan udah rusak. Gak ada wanita yang mau mempertaruhkan mukanya sendiri.
Tapi pas dia lihat Lindsay. Pikirannya berubah total.
"Kamu di sini." Lindsay gak kaget atau kesakitan seperti yang Yolanda bayangkan.
Yolanda inget tujuannya ke sini. Dia nyamperin Lindsay, bilang, 'Aku di sini mau minta kamu buat lepasin ibu. Kamu bisa minta kompensasi apa aja yang kamu mau, asalkan ibu gak masuk penjara."
"Kompensasi?" Lindsay tertawa dingin. Setengah mukanya ditutup kain kasa. Mukanya keliatan agresif.
"Kamu pikir aku kurang sesuatu?" Duit, Jonathan punya banyak banget. Dan beberapa hari lagi aku bakal nikah sama dia. Kamu pikir kamu punya sesuatu yang gak aku punya?" Lindsay natap dia sambil nantangin, bilang, 'Bahkan muka kamu cuma pengganti muka aku."
Yolanda ngerasa kesel dan takut. Dia coba nahan diri dan buang harga dirinya, bilang, 'Kamu bener. Kamu gak butuh apa-apa. Jonathan sayang banget sama kamu dan kamu mau nikah. Jadi, bisakah kamu tolong biarin ibu aku sendiri?"
"Kenapa aku harus gitu?" Lindsay tertawa meremehkan, ngangkat alisnya, bilang, 'Aku udah mempertaruhkan muka aku buat bikin kamu dan ibu kamu gak punya jalan balik. Aku gak bakal sebodoh itu buat ngelepasin dia gitu aja."
Yolanda mengerutkan dahi, nanya, 'Maksudnya apa?"