Bab 20
Jasmine: Ya, gue masih idup. Gimana bisa lo kangen gue pas lo ciuman sama orang yang ngebunuh orang tua lo sendiri, malah dijadiin pacar lagi?"
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Rela M: - Victor! Gak, bukan dia, dia gak tau kalau mereka udah mati."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Jasmine: Dan lo percaya gitu aja? Dia kan ketua kelompok Kami yang nyerang kita dan nyulik gue."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam: Gue gak percaya, gak mungkin banget."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Jasmine: Oke deh gue cabut, dia bentar lagi dateng, lo bisa tanya langsung."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Dia ngilang di depan gue di antara pohon-pohon hutan, terus tiba-tiba Victor muncul, nyariin gue, natap gue dengan khawatir."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Victor: Lo gak papa?"
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam: Lo ketua kelas Kami, ya?"
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Victor: Dulu sih iya, tapi sekarang mereka cuma di bawah perlindungan gue, udah gak ada apa-apa lagi."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Gue merem, gak percaya. Sahabat gue yang harusnya bikin gue bahagia malah jadi penyebab kesedihan gue. Gue nangis."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam: Gue gak mau ngomong sama lo, pergi sana."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Victor: Kenapa? Ya udah, gue liat ada yang gak beres, tapi gue bakal nunggu sampai lo mau cerita, ya?"
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Gue bangun dan menjauh kayak mayat hidup yang gak punya jiwa. Dunia gue jadi item dan menyakitkan."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Victor (Gue gak tau apa yang terjadi sama dia sejak kejadian itu, dia ngehindar gue dan gak mau ngomong sama siapa pun di rumah. Dia jadi mengisolasi diri, gak mau keluar dari istana. Kamar kita selalu dikunci dan kalau gue coba deketin, gue liat air mata yang ketahan di matanya dan gue ngerasain kesedihannya. Tiap kali gue liat dia kayak gitu, gue ikut sakit hati dan gak tau harus gimana. Dia gak cerita apa yang salah sama dia dan nutup telepatinya sama gue, jadi gue gak bisa nyampe ke pikirannya."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Victor keluar dari kamar mandi dan ngeliatin Relam yang masih duduk di kasur kayak mayat hidup. Dia duduk di sampingnya, terus ngulurin tangan buat ngusap rambut Relam. Air mata netes dari matanya karena sedih ngeliat Relam."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Victor: Sampai kapan lo mau diem aja? Apa yang bikin lo sedih, coba cerita?"
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam gak jawab dan cuma nangis dalam diam. Victor bangun dan keluar dari kamar buat ngerjain tugas ngurusin kerajaan. Terus gue pergi ke rumah sakit buat ngecek korban kecelakaan hari itu."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Pierre: Orang-orang hari ini lagi pada ngomongin keberanian Ratu yang udah lindungin para prajurit."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Victor: Gue gak tau apa yang terjadi, kondisinya parah banget. Lo dapet info apa tentang pelakunya?"
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Pierre: Sayangnya gak ada, pelakunya pake kekuatan yang kita gak tau."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Victor: Ya udah, waktu yang akan menjawab."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Gue keluar dari rumah sakit dengan perasaan sesak dan mutusin buat jalan kaki tanpa pengawal. Kaki gue ngebawa gue ke tempat yang sama di hutan tempat gue nemuin mereka pas kecelakaan. Gue gak punya pilihan lain selain pake kekuatan iblis buat tau apa yang terjadi. Gue naruh tangan gue di rumput tempat gue duduk dan balik ke waktu pas kejadian kecelakaan. Jasmine muncul di depan gue, manggil adiknya buat nunjukkin adiknya di depan dia dan dengerin apa yang Jasmine omongin. Terus gue balik lagi ke masa sekarang. Sekarang gue ngerti kenapa semua ini sedih, gimana gue menderita karena gue gak ngejaga dia. Tapi udah cukup, semuanya harus dibenerin."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam"
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Gue gak bisa ngerasain badan gue atau apa yang terjadi di sekitar gue sejak hari itu. Hidup gue berhenti dan gak penting lagi. Gue sendirian sepanjang hidup gue karena kematian orang tua gue, dan pas gue nemuin sahabat gue yang gue kira bakal jadi pengganti, ternyata dia malah jadi penyebab kesedihan gue. Jadi kenapa gue harus hidup? Kematian jadi lebih ringan dari perjuangan di dalam diri gue. Gue gak bisa lagi ngejalanin hidup."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam: Maaf, Amy, gue gak kuat nahan sakitnya lagi."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Amy: Jangan buru-buru gitu dong."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam: Lo selalu nahan gue, tapi sekarang gue gak bakal dengerin lo."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Gue gak dengerin kata-kata serigala gue dan gue bangun, ngusap air mata gue pake tangan. Terus gue keluar dari kamar dan turun tangga. Matilda berdiri di depan gue dan meluk gue."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Matilda: Akhirnya lo keluar kamar juga, kita semua khawatir banget sama lo."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam: Kepala gue pusing, lo bawa kotak obat sakit kepala gak, atau kasih tau gue di mana nyarinya?"
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Matilda: Di lantai satu."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Gue ninggalin dia dan turun ke bawah, terus buka pintu lemari dan liat banyak obat. Gue ngulurin tangan, ngambil satu kotak yang gue gak tau isinya apa, terus gue sembunyiin di tangan gue dan balik lagi ke kamar, ngunci pintu pake kunci. Terus gue duduk di kasur, ngeliatin kotak itu, dan nangis sejadi-jadinya. Gue keluarin semua pilnya dan nelen semuanya sekaligus. Gue tiduran di kasur, nunggu efek obatnya. Gue denger suara Victor yang marah-marah datang ke pintu, terus dia masuk dan nemuin gue lagi tiduran di kasur. Gue rasa dia ngerti apa yang udah gue lakuin pas dia ngeliat kotak yang kosong. Gue ngerasain dia narik gue kuat-kuat ke kamar mandi, dia nyoba buka mulut gue tapi gue nolak, jadi dia maksa gue buat ngejepit rahang gue dan gue muntah."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam: - Kenapa lo lakuin ini, seharusnya lo biarin gue mati aja."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Dia nampar gue keras, dan ini pertama kalinya dia mukul gue. Hal ini bikin gue mikirin semua yang terjadi antara gue dan dia dan benci diri gue sendiri banget."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Victor: Lo gak bakal mati, takdir lo udah ditulis di samping gue, dan kita bakal nyelesain semuanya bareng. Gue gak bisa liat lo kayak gini."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Setelah gue agak tenang, gue balik lagi dan duduk di kasur, air mata gue gak berhenti. Gue ngerasain sentuhan dia di punggung gue dan denger bisikan dia yang nyuruh gue cerita, makanya gue ngomong."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam: Gue hidup sendirian sepanjang hidup gue, gue tidur dan masak sendiri, bahkan pas gue sakit, gue gak nemuin siapa pun yang mau ngerawat gue sampai keluarga gue meninggal. Gue gak bisa ngelupain kesedihan dia. Kalau bukan karena gue, mereka gak bakal mati."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Victor: Kenapa lo mikir lo yang jadi penyebabnya?"
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam dengan tawa sinis: Gue ini dari ras langka yang namanya malaikat dan gue anak dari manusia serigala dan penyihir, yang ngasih gue kekuatan besar dan karena ancaman mereka pindah dari kerajaan penyihir dan mikir masalahnya udah selesai, tapi suatu hari pas gue masih kecil, gue marah karena salah satu anak dan gue gak bisa ngendaliin kekuatan gue, yang bikin dia koma dan hampir mati."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Gue berhenti ngomong karena sakit di hati gue makin parah, tapi dia bersumpah sama dia dan berbisik nyuruh gue lanjut."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam: Jadi kita pindah lagi ke tanah manusia serigala, dan biar masalahnya gak keulang lagi, nyokap gue ngasih gue pil yang melemahkan gen, dan bahkan setelah mereka meninggal gue gak berhenti minum pil itu, dan inilah yang jadi penyebab kelemahan gue."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Victor: Bodoh banget sih lo, apa hubungannya sama kematian mereka, dan gimana lo bisa lakuin ini ke diri lo sendiri. Lo ngeyel banget pengen gue kehilangan lo buat terakhir kalinya? Dokter udah ngingetin gue kalau lo bakal mati kalau gue gak nemuin alasan kondisi lo yang memburuk?"
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Gue gak percaya dia bilang gue bodoh, gue gak nyelesaiin omongan gue tapi gue noleh ke dia sambil teriak."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam: Gue bodoh? Gue tarik omongan gue dan minta maaf!"
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Victor: Bodoh, naif, dan lemah, karena lo mau bunuh diri dan karena lo minum pil-pil itu, dan jangan melawan gue."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam: Lo bener."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Victor: Janji sama gue kalau lo gak bakal jauhin gue lagi dan gak bakal ngelakuin ini lagi."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam: Gue janji."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Dia meluk gue tapi gue kesakitan dan mikirin gimana caranya ngasih tau dia kalau dia yang ngebunuh bokap gue."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Victor: Gue tau apa yang lo pikirin. Gue gak tau apa yang terjadi sama Kami yang ngebunuh keluarga lo. Gue gak ketemu mereka dan mereka gak ada di bawah perlindungan gue, dan gue gak mengakui kelompok manusia serigala ini. Soal adek lo, gimana kalau kita cari dia dan selesain masalah ini?"
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Gue meluk dia dan merem dengan nyaman setelah gue cerita semuanya yang menyedihkan dan gue sembunyiin dari dia sampai gue ketiduran nyenyak. Pagi harinya pas gue buka mata, dia masih ada di samping gue, tidur. Gue usapin wajahnya, ngeksplor fitur-fiturnya dan ngerasain dagunya yang menonjol dan jenggotnya yang tumbuh buat terakhir kalinya, tapi gue suka banget sama jenggotnya. Gue ngerasain dia buka mata, jadi gue pura-pura tidur tapi dia tau akal-akalan gue dan nyium gue lembut dan berbisik."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Victor: Selamat pagi."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam: Selamat pagi penyelamatku, lo udah nyelamatin gue lebih dari sekali."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Victor: Gimana bisa?"
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Rylam: Dari kematian karena iblis di hutan, terus pas Amy gak bisa berubah, terus di ring tinju, dan terakhir kemarin."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Victor: Udah jadi tugas gue buat ngejaga lo, sayang."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam: Mau gue tunjukkin sesuatu yang surgawi?"
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Gue merem, terus buka mata, dan mata gue berubah jadi malaikat sepenuhnya. Siapa pun yang ngeliatnya bakal mikir gue ini makhluk khayalan."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Victor: Gimana gue bisa jatuh cinta sama mata lo."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam: Gue kira lo bakal kaget dan ngejauhin gue."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Victor: Pas mata lo mempesona kayak gitu, terus lo nyium gue dengan separuh iblis gue."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Kita keluar dari kasur dan dia gendong gue ke kamar mandi, dan kita berdua nyelesaiin rutinitas pagi kita. Dia hampir bikin lo pingsan, tapi dia noleh pas dia ngeliat gue ngeliatin otot-ototnya."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Victor: Gue semuanya buat lo, sayang."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Gue senyum malu-malu ke dia dan buang muka, terus nyelesaiin dandan. Gue ngerasa dia deket sama gue, terus dia nyium gue di bawah telinga dan berbisik (Kita ketemu di rumah kecil kita setelah kerjaan selesai) Terus dia keluar dari kamar dan ninggalin gue blushing. Setelah beberapa saat, gue keluar kamar dan gue ngeliat tatapan Maggie dan Matilda yang nahan mulut mereka sampai Victor pergi. Begitu dia keluar, mereka berdua langsung nyerang gue."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Maggie: Lo mikirin apa sih?"
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Matilda: Gak mikirin kita atau sahabat lo?"
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam: Gue minta maaf atas apa yang udah gue lakuin, gue tau itu salah karena gue nyerah sama kesedihan gue dan gue gak bakal ngelakuinnya lagi."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Maggie: Kita hampir mati sedih gara-gara lo."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam: Makasih, gue sayang banget sama kalian, kalian keluarga gue sekarang."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Matilda: Kita juga sayang sama lo, tapi kapan kita bisa liat anak lo?"
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Realam: Gue bakal jadi ibu setelah kalian."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Matilda: Ups, gak, gue gak mau anak sekarang, dan temen gue ngerti itu."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam: Oke, ayo keluar sekarang, gue ada beberapa hal yang harus diurus sebelum ketemu Victor."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Maggie: Oke, bye."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Gue keluar sambil mikirin apa yang Matilda bilang (Apa Victor beneran pengen anak?) Gue ninggalin pikiran gue dan masuk ke hutan, tempat gue ketemu adek gue sebelumnya dan manggil dia, terus dia muncul di depan gue."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Jasmine: Halo adek, lo udah ngecek omongan gue?"
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Reallam: Sama-sama, ya gue udah pastiin."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Jasmine: Jadi lo mau bantu gue bunuh pembunuh bokap kita?"
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam: Gak, karena dia gak bersalah, dan dia ngeyakinin gue soal itu."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Jasmine: Dan lo percaya gitu aja? Maaf, siapa pun yang ada di sisi infeksi, bakal gue bunuh juga."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam: Dan gue bakal ada di samping dia, tapi gue punya pertanyaan, Gue udah ke mana aja selama ini dan lo ninggalin gue?"
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Jasmine: Gue gak mikir lo peduli."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam: Gue peduli."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Jasmine: Kalau gitu gue bakal cerita yang sebenernya kalau lo mau denger. Setelah orang tua gue meninggal, gue pura-pura mati, tapi mereka mukul kepala gue pake sesuatu. Pas gue bangun, gue ada di ruangan gelap yang dirantai. Gue ngalamin hari-hari hitam penyiksaan. Gue kabur dan sembunyi sama raja. Dia lindungin gue dan ngelatih gue jadi pemburu. Orang tua gue berantem, gue benci lo lebih dari gue benci lo."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam: Kenapa lo benci gue, dan siapa rajanya?"
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Jasmine: Raja Mangsa (atau Kami di bawah perlindungan Victor). Soal kebencian gue sama lo, karena bokap gue mau jadi Raja Malaikat, tapi karena kelas ini ngerusak kelahiran lo dengan tiga gen (gen penyihir, gen malaikat, dan gen manusia serigala) dan kita harus kabur dan pindah, lo punya kekuatan buat bikin semua orang sujud sama lo. Dan gue, anak sulung, gak dapet gen malaikat, tapi gue dipaksa ngambil gen manusia serigala buat ngejaga lo sampai lo gede. Awalnya, gue gak peduli karena gue pikir itu kehendak Tuhan, tapi yang gue temuin adalah itu pilihan bokap gue kalau lo bawa gen malaikat demi kebaikan hati lo. Lo inget anak yang hampir lo bunuh itu, gue yang bikin lo marah sama dia biar bokap gue liat kalau lo iblis bukan malaikat, tapi lo gagal dan hasilnya kita pindah ke kerajaan manusia serigala dan hari itu dia mati buat ngejaga lo dan gue ngelakuin perintah bokap gue buat ngejaga lo dari keinginan gue sendiri buat ngebunuh lo."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam: Ada yang mau lo omongin lagi?"
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Jasmine: Satu lagi, pil yang lo minum itu pil buat ningkatin kekuatan lo, tapi gue yang gantiin sama pil yang melemahkan gen dan bilang ke lo kalau nyokap lo yang ngasih itu ke lo buat ngejaga lo."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Gue gak bisa denger lagi dan gue nampar dia, bikin dia jatoh ke tanah dan gue hampir ngambil panah buat ngebunuh dia, tapi gue gak kayak dia jadi gue berhenti."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam: Gue gak bakal bunuh lo, karena gue mau lo cerita ke ratu lo sesuatu. Bilang sama dia kalau Ratu Raja bakal ada di samping dia. Gue bakal bales kematian mantan Raja dan Ratu manusia serigala."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Setelah dia ngilang dari hadapan gue, gue duduk di lantai sambil nangis karena sakit yang gue denger. Kakak yang gue kira sayang sama gue ternyata jadi penyebab kelemahan gue dan pengen gue mati. Gue ngerasa Victor meluk gue dan berbisik."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Victor: Jangan nangis, gue di samping lo."
}
```
```json
{
"novelId": 171,
"chapterId": 14625,
"lang": "id",
"content": "Relam: Adek gue ngekhianatin gue.