Bab 13 Kaisar Menjadi Curiga
Dokter Yue? Kaisar Liang memandangi **Shangguan Yue** dari atas ke bawah, dan mau tak mau bertanya-tanya dalam hati. Harusnya, seorang dokter yang sangat dihormati itu punya janggut dan rambut putih, dengan penampilan seperti orang bijak, kan? Cewek kecil yang lembut kayak gini bisa nyembuhin penyakit juga, ya?"**Kaisar Liang** menatap **Shangguan Yue** dengan mata tajam, seolah ingin melihat wajah aslinya.Orang-orang biasa mana bisa tahan dengan tatapan kaisar yang kayak elang itu, tapi **Shangguan Yue** malah mendekat dengan anggun dan berjongkok memberi hormat."**Shangguan Yue**, anak rakyat jelata, memberi hormat pada kaisar.""**Shangguan**?" **Kaisar Liang** tiba-tiba merasa nama itu kayaknya familiar."Siapa kamu, **Tuan Shangguan**, perdana menteri dinasti ini?"**Ibu Suri** tertawa: "Kaisar, jangan selalu curiga sama orang. Kamu galak banget, nanti anak-anak cewek pada takut sama kamu."**Kaisar** agak nggak nyaman. "**Ibu Suri** terlalu khawatir, kok. Hamba cuma nanya satu pertanyaan lagi, nggak ada maksud jahat kok."**Shangguan Yue** baru mau membungkuk dan menjawab, tiba-tiba seorang kasim besar datang dan melapor, "Lapor pada kaisar, **Tuan Shangguan** minta izin untuk bertemu."**Kaisar Liang** mendengus dingin dari hidungnya. "Bilang Cao Cao, Cao Cao datang. Aku nggak perlu nanya cewek ini lagi. Biar **Tuan Shangguan** aja yang jelasin sendiri."**Shangguan Yu** baru aja balik ke Beijing dari Kastil Taohua, buru-buru ke Istana Cining. Pas lihat ada kaisar di sana, dia langsung bersujud di tanah. "Hamba tahu **Ibu Suri** lagi berobat mata hari ini, jadi hamba datang khusus. Semoga hamba nggak telat."**Kaisar Liang** nggak basa-basi sama dia, tapi langsung bilang dengan dingin, "**Tuan Shangguan**, cewek ini ngaku namanya **Shangguan Yue**. Kamu kenal dia?"**Shangguan Yu** dengan suara yang jernih bilang, "Dia **Shangguan Yue**, putri sulung hamba. Tentu saja hamba kenal dia.""Omong kosong!" **Kaisar Liang** naik pitam. "Lima tahun lalu, kamu bilang sama aku kalau putri sulungmu, **Shangguan Yue**, meninggal karena sakit keras dan minta **Nona Kedua Shangguan Li** buat nikah menggantikannya. Sekarang kamu bilang cewek ini adalah putri sulungmu, **Shangguan Yue**? Kamu tahu aku nggak bisa tolerir kejahatan dengan menipu."**Shangguan Yu** berulang kali bersujud. "Yang Mulia, ada rahasia lain dalam masalah ini. Biarkan hamba menjelaskan perlahan."**Kaisar Liang** berkata tajam, "Menipu raja itu menipu raja, nggak ada alasan."Melihat **Shangguan Yu** malu, **Shangguan Yue** dengan santai maju dan berkata, "Kaisar, rakyat jelata memang meninggal karena sakit mendadak lima tahun lalu. Kebetulan banget dia diselamatkan oleh seorang guru. Dia nggak cuma menyembuhkan penyakit membandel rakyat jelata, tapi juga ngajarin rakyat jelata ilmu medis seluruh tubuh. Sejak itu, rakyat jelata bersembunyi di Kastil Persik, dan **Tuan Shangguan** nggak tahu.""Karena kamu udah sembuh, kenapa nggak menghubungi keluargamu?""Rakyat jelata punya kesulitan lain, juga berharap kaisar memaafkan. Rakyat jelata datang ke sini kali ini cuma buat nyembuhin **Ibu Suri**, nggak ada niat lain. Yang harus dipikirin kaisar seharusnya apakah putri ini beneran bisa bikin **Ibu Suri** lihat cahaya lagi. Hal-hal lain nggak seharusnya penting bagi kaisar."Ini masuk akal. **Kaisar Liang** mengangguk dan berkata pelan, "Kamu beneran nyembuhin penyakit TBC yang lagi diobatin **Dingyuan Hou**?"**Shangguan Yue** tersenyum. "TBC itu bukan penyakit yang nggak bisa disembuhin kok. Setelah diobatin sebentar, **Hou Ye** bakal nggak beda sama orang biasa.""Terus penyakit mata **Ibu Suri** gimana?""Penyakit mata **Ibu Suri** itu cuma katarak biasa pada orang tua. Setelah operasi kecil, **Ibu Suri** bisa lihat cahaya lagi dalam beberapa hari."**Kaisar Liang** udah terlalu sering denger janji kayak gini. Banyak dokter keliling dari dunia persilatan yang tahu **Ibu Suri** sakit mata. Kaisar nawarin hadiah besar dan datang ke Istana Cining kayak lampu lampion buat bikin penilaian. Uangnya udah banyak ditipu, tapi penyakit mata **Ibu Suri** nggak ada kemajuan.Mata **Ibu Suri** udah buta bertahun-tahun, bahkan dokter tua berpengalaman di Rumah Sakit Taiyuan pun nggak bisa ngapa-ngapain. Gimana mungkin cewek kecil kayak gini bisa ngobatinnya? Apalagi, keluarga **Shangguan** nggak pernah punya dokter selama puluhan generasi. **Shangguan Yue** tiba-tiba ngaku bisa nyembuhin penyakit. Gimana mungkin **Kaisar Liang** percaya?Dia nggak mau langsung nge-expose, tapi bilang dengan dingin, "**Nona Yue**, jangan banyak ngomong. Gimana kalau penyakit mata **Ibu Suri** nggak bisa disembuhin?"**Shangguan Yue** ngerti kekhawatiran **Kaisar Liang**, cuma dengan sungguh-sungguh berkata: "Rakyat jelata bersedia menjamin dengan nyawa. Kalau penyakit **Ibu Suri** nggak bisa disembuhin, rakyat jelata bersedia minta maaf dengan kematian."Sekarang, **Shangguan Yu** harus nambahin, "Yang Mulia, **Yue Er** itu anak hamba. Hamba bersedia menjamin nyawa lebih dari 200 orang di seluruh klan **Shangguan**. Kalau **Yue Er** nggak bisa nyembuhin penyakit mata **Ibu Suri**, seluruh klan kami akan membiarkan kaisar membuangnya."