Bab 29
"Apa yang kamu bilang? Kailin, aku bilang tahun itu, selama kamu mau ikut aku, kamu bakal kaya raya, hidup enak, gak ada khawatir sama sekali." Gu Nanxiao pegang dagu Kailin. "Kalau kamu setuju sekarang, aku hitung!"
Lihat perasaan mendalam Gu Nanxiao, hati Su Nianli kayak ditarik keluar. Selama bertahun-tahun, dia latih diri gak mempan, tapi akhirnya dia gak bisa sembunyi dari pedang Gu Nanxiao.
"Gu Nanxiao, kalau mau mesra-mesraan, bisa juga dapat nilai." Su Nianli langsung mau pegang tangan Kailin begitu maju. "Cowok ini, aku mau bawa dia pergi!"
"Orang di ruangan ini, tanpa persetujuan gue, siapa yang menurutmu bisa keluar?" Gu Nanxiao bahkan gak liat Su Nianli. Satu kata ringan bikin orang emosi.
Su Nianli berdiri di tempat, diabaikan dan dilupakan. Penghinaan itu datang lagi. Dia tanya dingin, "Maksud lo mau serang polisi?"
"Ha, ha, ha, serang polisi? Su Nianli, gimana caranya? Polisi harusnya tau di hati mereka. Kalau gue mau selidiki, apa kamu pikir kamu masih bisa hidup enak? Kalau bukan karena mikir kamu terobsesi sama gue, gue udah kasar sama kamu!" Dia berdiri dan jambak rambut Su Nianli terus ngegas, "Gue bilang, jangan usik Kailin. Kalau kamu macem-macem sama dia, gue pasti bikin hidupmu lebih buruk dari neraka!"
Gu Nanxiao benci banget ngelempar orang, kepala Su Nianli kejedot lantai marmer yang keras, dan darah ngalir dari dahinya. Dia samar-samar liat mata jijik Gu Nanxiao.
"Ikat dia!" Pengawal mau kasar sama Su Nianli pas maju.
Liat ada yang gak beres, Robert langsung nge-rem, "Kamu gak bisa gitu!"
"Ck, ck, liat nih khawatir. Gak tau gue mikir Su Nianli itu bini lo!" Ejekan dan candaan Gu Nanxiao jelas di wajahnya. Dia balik liat Kailin. "Apa beneran gak sakit kamu peduli banget sama cewek lain di depanmu?"
"Ini urusan kamu sama aku. Jangan libatin yang lain. Bebasin mereka dan aku bakal tetap di sini." Kailin bilang kesakitan.
"Bebasin mereka? Gak mungkin banget. Kalau mereka nyakitin kamu banget, gue bakal bales satu per satu!" Mulut Gu Nanxiao naik dan matanya bersinar dengan cahaya ganas. "Kalau bukan karena Yuan Qingping, gue udah percaya banget sama dia dan kasih dia kerjaan bagus banget, tapi dia mau milikin kamu. Pantas gak sih? Selama bertahun-tahun, dia cuma anjing di bawah gue, dan dia masih mau nge-blackmail gue pake video, tapi gak apa-apa, setidaknya biarin gue tau kalau video itu ada sampelnya, kalau gak gue beneran gak tau alasan apa buat singkirin orang!"
"Kamu... kamu ngapain Yuan Qingping?" Tubuh Kailin mulai gemeteran. Dia gak bisa bayangin Yuan Qingping masih duduk di depannya beberapa jam yang lalu.
"Gue bisa ngapain dia ya jelas gue kirim dia ke neraka!" Gu Nanxiao meluk Kailin. "Dia cuma anjing gue. Berani-beraninya dia ketemu kamu diem-diem. Kenapa harus gue biarin?"
Tubuh Kailin gak bisa berhenti gemetar. Dia tanya sambil gemeteran, "Kamu bunuh dia?"
"Bunuh, anjing gak setia mending dilempar ke laut buat makan hiu!" Gu Nanxiao ngomongnya kayak dia buang sampah, gak peduli itu nyawa.
"Cukup, pembunuh hukum, Gu Nanxiao, gimana bisa kamu lakuin ini!"
"Gimana bisa gue lakuin ini, kan semua buat kamu! Kailin, gue bantuin kamu!"