Bab 12 Ayah Tiri, Dia Juga Layak
Suara berisik dari telepon, "Bos, kapan gue bisa ke Raleigh?"
Suara itu dari Daniel, seorang *hacker* keren yang dia temui di Madison. Dia adalah partnernya **Sarah** dan tahu banyak tentang dia.
"Nanti aja deh." **Sarah** menjauhkan ponselnya sedikit dari telinga, menjawab, "Belum saatnya."
Daniel menghela napas dengan menyesal. "Aduh, gue nggak bisa pamer skill nih. Sayang banget!"
**Sarah** menyalakan *speakerphone* dan merapikan barang-barang yang akan digunakan besok.
Daniel nggak ngeh dan lanjut, "Gue denger dari gosip kalau 'iblis' dari grup Gleaming udah diem-diem nyampe di Raleigh. Sekarang, kita nggak tahu dia mau ngapain."
"Kabar-kabarin gue kalau udah nemu info."
**Sarah** menyalakan setrika listrik dan menyetrika kerutan di pakaian dengan teliti seolah dia nggak takut kedatangan 'iblis'.
"Bos, itu 'iblis' loh. Kalo gue punya kesempatan buat duel sama dia seumur hidup, gue bisa mati tanpa penyesalan!"
Grup Gleaming adalah organisasi dunia bawah tanah paling terkenal dan misterius di seluruh negeri dan luar negeri.
Katanya, orang-orang yang keluar dari Gleaming itu kejam dan nggak kenal ampun, tapi mereka penuh dengan rasa keadilan.
Dan 'iblis' yang menakutkan itu adalah pencipta grup ini.
"Bos? Kok diem aja?"
"Biarin aja," **Sarah** dengan tenang mengambil telepon dan berkata, "Gue curiga sekarang **Tyler** udah diem-diem ngambil saham Davis Enterprise."
"Hah?" Daniel kaget dan nyeletuk, "Maksud lo, bapak tiri lo?"
"Bapak tiri? Emang dia pantes?"
**Sarah** mencibir dan menceritakan padanya apa yang terjadi di lelang secara singkat.
"Gue rasa dia udah nelan banyak saham nih." Daniel mencibir.
"Cari tahu ada yang mencurigakan nggak tentang **Tyler**. Selain itu, lo bisa sebarin berita di pasar gelap kalau ada yang mau jual saham Davis Enterprise."
Pasar gelap adalah pasar perdagangan bawah tanah lain yang besar dan rumit.
Dia cuma mau pasang jebakan buat nangkap ikan gede.
"Gile, bos? Lo mau ngebongkar orang lain nih?" Daniel kaget.
"Ini namanya mancing ular keluar dari sarang."
……
Di kediaman keluarga **Jones** di Dover.
"Gimana pengaturan tanah di Raleigh?"
Melihat **Jacob** kembali, **Tuan Keluarga Jones** nggak menyapanya, tapi langsung ke pertanyaan kunci.
"Kakek," **Jacob** mengangguk sedikit lalu berkata, "Saya udah milih buat kerja sama dengan Davis Enterprise di proyek di Raleigh."
**Tuan Tua Jones** mengerutkan kening, "Davis Enterprise?"