Bab 98
'Oh, Ladies, kenalan nih sama Susan Malcolm, dia sahabat kecil dan teman sekelasku, kita ketemu pas SMP dulu." Oliver memperkenalkan diri. Kayaknya dia semangat banget, keliatan dari ekspresi mukanya.
'Oh… Hai," gumam Rosie sambil ngulurin tangan buat salaman.
'Halo, senang bertemu denganmu," jawab Susan terus salaman.
Aria kayaknya lagi gak mood buat salaman, dia cuma bilang hai pelan banget. Perasaannya gak enak sama cewek Susan ini, pertemuan mereka kebetulan atau ada apa-apanya nih?
'Susan, ini Rosie… calon istrinya Sammy, dan ini Aria, mantan istriku, terakhir… ini Putriku, Putri Lena," dia ngenalin yang lain ke Susan.
Susan diem aja, dia merhatiin Oliver dengan teliti, kayak nyoba ngecek bener apa enggak yang dibilang. 'Tunggu, apa? Aku ngerti soal Sammy yang mau nikah, tapi kapan kamu nikah, punya anak, terus cerai juga?" tanyanya, terus dia noleh ke Aria. 'Ehm… gak bermaksud nyinggung ya," katanya sambil senyum.
Aria ngangguk dan buang muka, dia pengen pertemuan ini cepet selesai biar bisa lanjut, tapi Oliver malah beda.
'Oh, panjang ceritanya, ikut aja sama kita, nanti aku ceritain semuanya," tawarnya. 'Tunggu… kamu kesini sendiri, kan?"
Susan cekikikan. 'Maksudnya nanya aku kesini sama pacar atau suami?" tanyanya sambil nyengir.
'Ya, gitu deh," jawab Oliver sambil senyum. Aria ngepalin tangannya karena kesel, pengen banget pergi dari situ, tapi dia tau itu gak bener, dia gak boleh bertindak karena marah.
'Hahaha Oliver, aku masih jomblo dan lagi nyari nih, kamu gak tau cowok ganteng yang tertarik sama cewek ahli biokimia, kan?" tanyanya sambil nyengir.
Oliver sama Sammy cekikikan. 'Kamu tetep aja Susan, gak pernah ilang humornya," jawab Oliver. 'Tenang aja, aku yakin kamu bakal nemu cowok idamanmu deh, ayo, kita isi perut dulu," dia ngasih tangan dan Susan nerima sambil senyum.
Aria sama sekali gak suka arahnya percakapan ini, dia gak suka denger ini; jadi cewek Susan ini jomblo dan lagi nyari, terus Oliver ngeyakinin dia bakal dapet suami cepet? Maksudnya apa sih?
Oliver jalan duluan sama Susan dan yang lain ngikutin dari belakang. Rosie merhatiin Oliver dan ngasih tatapan penasaran, kayak nanya ada apa.
Sammy ngangkat tangannya ke udara, kayak bilang dia gak tau apa-apa.
** * * * * * * * * * *
'Jadi, kamu bilang kalian udah cerai, tapi masih temenan?" tanya Susan waktu mereka keluar dari istana.
'Ya, maksudku kita kan punya anak, jadi harus temenan," jawab Oliver. Dia sadar yang lain ada di belakang mereka, jadi Aria bisa denger semua yang mereka omongin.
'Terus gimana perasaan anakmu soal itu? Maaf ya kalau aku banyak nanya, cuma banyak banget yang harus dipikirin," Susan minta maaf.
'Gak papa kok, aku gak keberatan berbagi cerita, tapi sekarang bukan waktu yang tepat, kita bisa bahas lain waktu, sekarang kan kita udah ketemu lagi, aku gak bakal ngebiarin kamu pergi lagi Susan," kata Oliver dan mereka cekikikan.
'Beneran? Ya udah, mulai aja dengan minta nomor teleponku," jawabnya dan dia senyum. Dia ngeluarin handphonenya dari saku celana dan langsung ngasih ke dia.
Aria pengen banget misuhin mereka berdua dari belakang, dia seneng mereka udah keluar dari istana, yang artinya mereka bakal pisah sama Susan. Dia udah nyiapin rencana buat hapus nomor itu dari handphone Oliver.
Dia gak suka cara mereka berhubungan, mereka bisa aja bilang temenan tapi dia gak percaya sama cewek Susan ini. Oliver lagi sendiri dan patah hati sekarang, yang artinya cewek Susan ini bisa gampang ngegombalin dia.
Kalau dia berhasil bikin Oliver jatuh cinta dan bahkan minta nikah, Aria takut dia bakal kehilangan Putri Lena ke mereka. Dia gak bakal biarin itu terjadi, gak selama dia masih hidup.
'Oke, senang ketemu kamu lagi, Oliver." kata Susan sambil senyum dan meluk dia.
'Aku juga senang ketemu kamu," jawabnya, dia tahan pelukan sebentar sebelum ngelepasin. Dia senyum ke yang lain dan Sammy ngangguk, terus dia balik badan buat pergi.
Dia jalan beberapa langkah dan Aria narik napas lega. Dia seneng akhirnya bisa tenang sekarang karena cewek itu udah pergi.
'Susan, tunggu!" tiba-tiba Oliver manggil dan dia berhenti, terus balik badan. Aria manyunin mukanya, dia mikir jangan-jangan cewek itu ketinggalan sesuatu.
'Ehm… aku penasaran, kamu mau kemana nih?" tanyanya.
'Oh… aku mau balik ke kamar hotelku, aku kan bilang nginep di deket sini, kan? Aku bakal di sini beberapa hari lagi sebelum balik ke Las Vegas, jadi mungkin kita ketemu lagi di sana," jawabnya.
'Kayaknya kamu punya banyak waktu luang nih, kalau kamu gak ada kegiatan di Hawaii, gimana kalau ikut liburan bareng kita aja, kita lagi mau ke Air Terjun Wailua, mau ikut?" tanyanya.
'Oh, wow… Baik banget. Iya, aku mau banget ikut kalian selama gak masalah, maksudnya aku gak ada kegiatan apa-apa juga sih."
'Tentu aja gak masalah, kan guys?" Oliver nanya ke yang lain di belakangnya.
'Tentu, gak apa-apa kok." Sammy senyum.
'Iya, seru nih," jawab Rosie dan Aria ngasih tatapan sinis ke dia, kayaknya dia kecewa.
'Iya, biarin dia ikut kita, aku suka banget sama dressnya," kata Putri Lena dan mereka semua ketawa.
'Aww… terima kasih sayang, aku juga suka pita rambutmu," kata Susan sambil senyum.
Oliver terus noleh ke Aria. 'Gimana sama kamu Nyonya Arianna Gomez? Kamu gak masalah kan dia ikut?" tanyanya.
Aria pengen banget nonjok hidungnya. Dia manggil dia Nyonya Arianna Gomez, itu pertama kalinya sejak dulu, yang artinya dia beneran udah nyerah sama mereka. Dia gak suka kehadiran cewek Susan ini tapi kalau dia nolak, Oliver bakal nanya kenapa dan dia gak yakin punya alasan.
'Ya udah, kenapa aku harus masalahin itu, Tuan Gomez? Tentu aja dia boleh ikut kita," jawabnya dan maksa senyum.
'Keren, nunggu apa lagi? Ayo masuk mobil aja," kata Oliver dengan semangat. Dia gandeng tangan Susan dan ngebawa dia ke mobil, sementara yang lain ngikutin dari belakang.
Rosie cekikikan pelan dan Aria noleh buat natap dia dengan muka garang. 'Apaan sih?" tanyanya dengan suara dingin.
'Gak ada, cuma liat muka kamu aja, aku tau banget ekspresi itu," jawabnya berbisik.
'Berisik deh Rosie, kamu gak tau apa-apa," Dia membentak. Lena cekikikan pelan karena ngerti apa yang lagi terjadi. Ayahnya beneran udah bikin ulah kali ini.
** * * * * * * * * *
Mereka nyetir ke Air Terjun Wailua tempat Oliver dan Susan ngabisin banyak waktu berdua, nikmatin pemandangan air terjun. Pemandangannya keren banget tapi mereka berusaha gak terlalu deket sama tebing, air terjunnya tinggi banget.
Air Terjun Wailua adalah air terjun di pulau Kauai, bagian dari negara bagian Hawaii, Amerika Serikat. Air terjun setinggi 173 kaki itu terletak di South Fork Wailua River dekat Lihue.
Aria gak tahan sama kenyataan Oliver dan Susan menjauh dari mereka, sekarang dia gak bisa denger apa yang mereka omongin, sementara yang lain nikmatin pemandangan air terjun, dia terus-terusan merhatiin Oliver dan Susan.
Setelah lihat-lihat di air terjun, mereka semua lanjut ke Original Roy's tempat mereka makan malam karena udah malem. Aria seneng banget akhirnya malem tiba dan Susan harus pergi ke kamar hotelnya, tapi hal terburuk yang bisa dia bayangin terjadi waktu Oliver ngajak Susan buat ikut tur besoknya.
Bersambung!!