BAB 36
" Lisa,,kamu ngapain sih?? " dia nanya, kelihatan bingung.
" Emang kamu pikir aku ngapain?? " dia balik nanya terus nge-"slam" bibirnya ke bibir dia,,, dia ngedesah terus bales ciuman itu. Saling ngisep lidah dengan manisnya,, ada suara-suara pelan dari Lisa.
Michael ngejauh dari ciuman itu dan lanjut ke lehernya,, dia cium semua bagian lehernya,, Lisa senyum pelan dengan mata merem. Dia belum puas, dia narik muka Michael lebih deket lagi dan cium dia, tangannya megang celana Michael sambil ngasih kode buat dibuka.
Michael langsung berhenti dan nahan tangan Lisa,,,
" Stop Lisa, udah cukup " Katanya terus berdiri.
" Ya ampun,, kenapa sih " kata Lisa.
" Apaan sih?? Kamu lagi becanda kan?? Kamu mikir apa sih di kepala kamu?? " Dia nanya sambil nyentil kepalanya pake jari.
" Aku mau kamu Mich " katanya.
" Aku milikmu,,, tapi bukan yang itu. Aku gak bisa manfaatin kamu,, gak akan pernah " kata Michael.
" Kamu gak manfaatin aku, akulah yang minta,,, "
Michael narik dia lebih deket dan nyuruh dia duduk di pangkuannya,
" Belum waktunya,,, lagian kapan sih kamu jadi nakal kayak gini?? Aku gak percaya deh,,, gak, aku gak mau bahas ini " kata Michael sambil nepuk-nepuk kepalanya dan Lisa malah ketawa.
" Kamu takut?? " Dia nanya.
" Takut sama apa?? " Michael nanya balik.
" Sama ngasih apa yang aku mau "
" Aku gak takut,, tapi aku anak baik-baik " Dia bisikin ke telinganya.
" Tapi aku marah sama kamu,,, " Lisa cemberut dan turun dari pangkuannya.
" Kamu marah sama aku?? Kenapa?? Gara-gara aku gak kasih yang kamu mau?? Wow,,, gak percaya deh,,, kamu tau gak sih itu tuh sakit?? " Michael nanya, berusaha nakutin dia.
" Cuma pertama kali doang " Jawabnya.
" Kamu bisa hamil " Michael ngomong sambil ngakak ngakak.
" Ya udah, kita pake pengaman aja " kata Lisa..
" Ya udah deh,, maaf, aku gak bisa pake itu. Dan kalau aku gak pake,,, kamu bisa hamil. Terus, gak sekolah lagi deh. Aku sih balik sekolah, tapi kamu tetep di rumah,,, dan aku yakin aku bakal ketemu cewek yang lebih cantik, aku bakal pacaran sama dia dan lupa sama kamu " kata Michael.
" Apa?! Kamu beneran mau gitu?!! " dia nanya.
" Iya,, emang itu yang bakal aku lakuin. Kamu masih mau kita lakuin ini?? " Michael nanya, pura-pura mau ngebuka ikat pinggang celananya.
" Gak!! Aku gak mau kamu pacaran sama orang lain " kata Lisa sedih.
" Bagus,, " Dia senyum terus tiduran di sampingnya.
Lisa ngadep dia dengan muka sedih,, dia terus-terusan mikirin apa yang Michael bilang,
" Jangan pikirin apa yang aku bilang,, aku gak bakal ninggalin kamu karena itu gak bakal kejadian,,, " kata Michael dan dia ngangguk.
" Tapi,,,, kita bisa,,, ciuman " Katanya.
" Wow,, " Dia langsung lompat ke Michael kayak singa kelaparan dan Michael kaget.
" Cuma itu doang,, gak ada yang lain " Katanya,,
Lisa ngangguk dan tanpa nunggu lama, dia ngerapat terus nyium Michael dengan penuh nafsu.
Michael ngejauh dari dia dengan paksa,,,
" Lisa,,, kamu gak baik-baik aja. " Katanya,,, tingkahnya aneh banget.
Dia pegang keningnya, ngerasain suhunya,
" Demam kamu " Katanya terus berdiri,,
" Istirahat dulu sana " Katanya terus ngebaringin dia pelan-pelan,,,.
Dia masuk ke kamar mandi terus balik lagi bawa air dingin dan handuk,,,, dia udah tidur pas dia balik.
" Aku tau dia gak baik-baik aja," Dia ngejek diri sendiri dan duduk di sampingnya,,, dia mulai ngelapin mukanya pake air dingin,, ada erangan ngantuk keluar dari bibirnya, airnya dingin banget.
Setelah selesai,, dia ninggalin handuk di keningnya dan pergi buat naro mangkoknya.
" Apa aku harus pergi aja ya?? " Dia nanya ke dirinya sendiri.
" Tapi dia bakal sedih kalau dia bangun dan tau aku pergi " Katanya sambil ngacak-ngacak rambutnya.
Dia ngelirik Lisa terus tiduran di sampingnya,, dia pake selimut buat nutupin tubuh mereka pelan-pelan. Dia kecup pipinya sebelum merem,,,.
Ethan lagi mau lari ke atas pas dia denger suara mamanya,, tunggu, dia udah pulang?? Cepet banget?? Katanya terus masuk ke dapur, masih kelihatan kaget,
" Mama?? Ngapain di rumah?? " Ethan nanya sambil nyender di pilar tengah dapur yang gede itu.
" Kamu gak mau aku tau kamu keluar ? " Katanya terus ngadep dia.
" Maaf ma, aku bosen, jadi aku keluar deh " Jawabnya.
" Kamu boleh keluar Ethan,, cuma jangan cari masalah aja " Kata mamanya.
" Iya ma,, tapi kenapa mama pulang?? " Dia nanya.
" Aku gak enak badan Ethan,, aku sakit. Tapi aku udah ke rumah sakit buat cek-up,, tebak deh " Dia senyum.
" Apaan?? " Dia nanya penasaran.
" Kamu bakal punya adik cowok " dia ngasih tau beritanya.
" Ya ampun, aku mau adek cewek " dia muter bola matanya.
Mamanya ketawa terus nepuk bahunya,,
" Aku cuma becanda doang,, aku juga gak tau ini cowok apa cewek,," Katanya.
" Seharusnya cewek " kata Ethan.
" Kenapa?? Cowok tuh lucu "
" Ma,, Liam nyebelin banget,, cewek lebih lembut " Dia ngomong kayak orang yang gak suka masalah.
" Lucu deh kamu "
" Papa tau gak nih?? " Dia nanya.
" Nanti aku kasih tau pas dia pulang kerja "
" Oke,, aku ke kamar dulu ya " Katanya.
" Ya ampun,, kayaknya aku mau cewek juga deh. Kamu gak bisa bantuin aku aja gitu?? " Dia ngerengek.
" Pastiin cewek ya " kata Ethan lari keluar dapur.
" Gak ada bedanya kalau dia udah pulang?? Istirahatnya harusnya udah selesai,, aku gak bisa terus-terusan kayak gini " Dia ngomel terus megang perutnya sambil senyum.
" Aku harap kamu cewek juga,, setidaknya kamu bisa bantuin aku ,, gak kayak dua saudara kamu yang lucu itu " Katanya terus lanjut kerja.
" Heii kakak " kata Liam sambil nyengir pas masuk ke kamar Ethan.
" Mau apa sih?? " Ethan nanya.
" Jadi aku gak boleh ke sini lagi?? " Dia nanya, keliatan tersinggung.
" Bener banget Liam,, bisa gak sih kamu gak gangguin aku?? Sana keluar, aku mau belajar " kata Ethan sambil ngedorong dia keluar.
" Ya ampun,,,, nyebelin deh kamu " Kata Liam terus keluar.
" Dia selalu bertingkah kayak iblis kecil " kata Ethan terus ngejatuhin diri ke kasur.
Teleponnya bunyi,,.
" Gavin?? " Dia ngejek " Kapan sih dia mulai nelpon duluan?? "
Dia angkat teleponnya,,
Hey Ethan
Ada kabar??
Mulut comel,,, aku kangen kamu. Kita bisa jalan-jalan gak?? Pas Weekend
Cuma berdua doang nih??
Ethan nanya curiga
Kamu becanda kan?? Kenapa aku harus jalan sama kamu doang, emang kamu Sharon??
Ethan muter bola matanya
Aku tau kok,,
Bagus deh kamu tau,,, aku bakal kasih tau yang lain,,,.
Oke deh,,,.
Bye,, nanti aku kabarin lagi
Aku bukan Sharon
Ethan nyolot dan dia ketawa
Bagus deh,,,bye.
Hazel keluar dari mobil dengan marah, dia lari masuk rumah sambil nangis, gimana sih mamanya bisa gitu ke dia?? Nampar dia gara-gara dia?? Gimana sih??!
Dia lari ke kamarnya dan ngunci pintu,,,.
" Ada apa sih sama dia?? " Leo nanya istrinya pas dia masuk.
" Kita ketemu Lisa hari ini,, di toko swalayan " Katanya.
" Lisa?? Ada apa nih di antara mereka?? " Leo nanya.
" Dia ngehina Lisa,,, Ngatain dia macem-macem " Flora ngejek.
" Apa?? Tapi,, kenapa sih dia marah dan nangis?? "
" Aku gak ada pilihan,, aku nampar dia " Kata Flora terus duduk.
" Apa?? Kenapa kamu lakuin itu!! Nampar Hazel gara-gara Lisa??!! " Leo teriak marah.
" Dia ngehina dia,,, udah kelewatan banget aku gak tahan!! " Flora juga teriak.
" Lisa bukan anakmu,, Hazel yang anakmu "
" Mereka kan saudara,, Hazel harus belajar nerima itu,, dia jadi monster karena iri " kata Flora.
Tiba-tiba mereka denger langkah kaki turun tangga,,,, itu Hazel.
" Hazel,, sini deh " Kata Leo.
" Aku mau balik ke Amerika papa " Dia ngelempar omongannya dan mereka berdua kaget.
" Apaan sih yang kamu omongin??! Kamu gak kemana-mana Hazel!! " Flora teriak tapi Leo nahan dia.
" Aku lebih baik pergi daripada nerima Lisa sebagai saudara aku!! Itu gak bakal terjadi, gak akan pernah!!! Kalau aku terus-terusan liat dia, aku bisa aja bunuh dia " Dia ngomong dengan kesedihan di matanya.
" Hazel!!! " Flora teriak terus ngejauh dari Leo,,, dia mau nampar dia tapi Leo megang tangannya.
Hazel natap mereka tajam sebelum keluar rumah,,.
" Kenapa sih kamu tahan aku!! " Dia teriak.
" Gak bakal nyelesaiin masalah,, cuma nambah masalah aja " Jawabnya.
" Leo,, anakku jadi beda nih " Dia mulai nangis.
Leo ngedesah terus meluk dia.
TBC
…