BAB 52
Waktu itu Kamis pagi,, seluruh sekolah hening, gak ada murid keliatan di kelas. Mereka semua lagi olahraga, satu atau dua latihan,, di kelas atas, keliatannya lebih seru. Anak cowok di lapangan bola sedangkan anak cewek di kolam renang,, semua pada have fun.
' Hei,,Sharon, ayo, kita udah telat nih. Gue gak mau Guru itu marahin gue ' Lisa bilang sambil narik tangan Sharon.
' Tuan Leo kan bokap lo,, ngapain Guru itu marahin lo?? ' Sharon ngeledek.
' Gue gak ada waktu buat debat,, ayo ganti baju biar bisa gabung yang lain ' Lisa sewot.
Mereka berdua masuk ke kamar mandi cewek,, mereka ganti pake celana renang terus lari keluar.
' Ya ampun,, mereka berisik banget ' Sofia ngomel sambil ganti juga.
' Gue gak suka dia ' Vanessa nyolot.
' Yang mana? ' Sofia nanya.
' Lisa '
' Maksud lo,, pacarnya Michael?? ' Sofia nanya dengan nada ngejek.
' Gue benci dia,, dia rusak kesempatan gue buat sama Mich,, kita kan temenan baik sampe dia dateng. Gue benci dia ' Vanessa bilang.
' Michael kayaknya bucin banget sama dia,, gak nyangka dia selalu ngejauhin gue. Walaupun gue gak bisa milikin dia,, gue bakal bikin Lisa sengsara. ' Sofia bilang.
' Kita kerja sama ya,, gue bakal kasih dia pelajaran. ' Vanessa nyengir licik.
' Denger-denger sih dia anaknya Tuan Leo,,, siapa peduli?? '
' Gue punya ide ' Vanessa bilang terus mendekat ke Sofia.
Dia bisikin sesuatu ke telinga Sofia, Sofia nyengir dan ngangguk.
' Tapi,, gimana kalau kita ketahuan?? ' Sofia nanya.
' Tenang aja, percaya sama gue ' Dia senyum dan mereka berdua keluar dari ruang ganti.
' Peserta pertama kita adalah,, Sharon,Lisa, Vanessa dan Sofia,,, maju ke lintasan ' Guru itu bilang dan cewek-cewek itu maju.
' Siap-siap aja lo kalah, pacar ' Sharon nyengir ke Lisa.
' Tong kosong nyaring bunyinya ' Lisa jawab sambil ngedipin mata.
' Go!! ' Guru itu bilang dan mereka langsung nyebur ke kolam renang, berenang kayak hidup mereka dipertaruhkan.
Mereka sampai di sisi lain dan balik lagi,, Lisa di depan,, pasti bakal menang.
Wow,,, Lisa!! Lisa!!! Lisa!!
Murid-murid terus teriak nama dia,, dan dia menang.
' Ya ampun!!! Gue menang!!! ' dia teriak bahagia dan keluar dari air.
' Kayaknya gue bakal menang juga,, ' Hazel bilang sambil maju.
Sementara itu anak cowok belum mulai pertandingannya,, Pelatih itu masih milih pemain. Dan akhirnya selesai,, tim Rowan dan tim Michael. Soalnya mereka berdua yang terbaik di sepak bola..
' Uhm,, boleh gue ngomong sesuatu?? ' Michael nanya ke Pelatih itu.
' Ya, apa emangnya?? '
' Gue gak mood main sekarang,, tapi gue bisa jadi kiper aja, itu lebih baik ' Michael bilang.
' Apaan sih lo ngomong?? Lo kan yang kita andelin di tim ini ' Salah satu cowok itu bilang.
' Terus kalau gue gak sekolah?? Lo gak main?? ' Michael nyolot dan hadap lagi ke Pelatih itu.
' Lo jago nangkap bola?? ' Dia nanya.
' Lo bisa percaya sama gue soal itu ' Michael senyum.
' Oke,, Gavin, lo bisa gantiin posisi Michael ' Pelatih itu bilang.
' Siap pak ' Gavin jawab dan mendekat ke Michael.
' Gue tahu lo bohong ' dia bisik.
' Tenang aja,, gue gak bakal biarin mereka ngegolin tapi gue punya firasat gak enak tentang ini,,,, hati-hati aja sama Rowan dan gengnya, mereka bisa aja ngehancurin kaki lo ' Michael nyengir dan jalan ke posisinya.
' Dia ngomongin apa sih?? ' Gavin bingung.
' Michael jadi kiper?? ' Jayden nanya dan Rowan ngelihat ke atas.
' Ya ampun,, gue mau nargetin kakinya dia,, tapi sekarang dia kabur ' Jayden bilang sambil nyolot.
' Lihat aja gue ' Rowan nyengir.
' Lo rencanain apa lagi nih?? ' Nolan nanya.
' Diem lo, banci ' Rowan sewot.
Pertandingan akhirnya mulai,,, itu seru banget antara kedua tim, Michael mastiin semua bola yang datang gak masuk gawang, yang bikin tim lawan susah buat nyetak gol.
' Wow,, gue bangga sama dia ' Gavin nyengir waktu mereka istirahat.
' Gak nyangka kita unggul 4:0 di babak pertama,,,' dia nambahin dan nelen sebotol air.
' Lihat ke sana ' Noah bilang dan mereka semua ngalihin pandangan ke Michael yang lagi duduk,, Rowan jalan ke arahnya.
' Dia ngapain sih?? ' Gavin nanya sambil ngelihat Rowan nunjuk wajahnya terus ke Mich.
' Setan itu lagi nyusun rencana, gue bisa ngerasainnya ' Ethan bilang.
' Kayaknya dia kesel karena kalah ' Gavin bilang.
' Gak kayak pertandingan beneran juga sih,, cuma latihan doang. Kapan sih dia dewasa?? ' Noah nyolot.
Mereka mau nyamperin Michael waktu mereka dipanggil buat pertandingan kedua.
……………….Beberapa Menit Kemudian
' Ya ampun!! ' Gavin teriak dan anak-anak cowok lari ke arah Michael,,,
Rowan nendang bolanya kenceng banget sampe kena perut Michael,,,
' Michael, lo gak apa-apa?? ' Pelatih itu nanya.
' Enggak, gue gak apa-apa,, ' Dia jawab sambil megangin perutnya erat.
' Dia mimisan ' Ethan bilang
Michael pegang hidungnya dan sadar dia beneran mimisan.
Gavin berdiri dan lari ke arah Rowan sambil narik kerahnya dengan marah,,
' Berani banget lo gitu!!! ' Dia teriak.
' Hei Gavin, udah cukup ' Noah bilang sambil nahan Gavin.
' Kenapa sih lo kayak gitu?? Itu cuma salah paham ' Jayden bilang.
' Cuma salah paham Gavin, bukan salah dia ' Salah satu guru bilang.
' Bukan salah paham,, dia sengaja ngelakuin itu,,, ' Gavin bilang.
' Udah deh lo biarin gue ' Rowan bilang dan ngebuang tangannya.
' Bawa dia ke klinik sekolah ' Pelatih itu bilang.
' Gue yang gendong dia ' Ethan bilang.
' Lo gak apa-apa?? '
' Gue gak apa-apa!! Perut gue sakit banget ' Michael mengerang.
' Lo bakal baik-baik aja,, jangan ngomong ' Noah bilang.
Mereka sampai di klinik dan ngeletakkin dia di kasur,, Emily masuk.
' Dia kenapa?? ' Dia nanya sambil kelihatan khawatir, terus lari ke arahnya.
' Dia kena bola,,,, dan dia juga mimisan ' Mereka jelasin.
' Kayaknya dia ketiduran ' Gavin bilang.
' Kalian boleh pergi, gue yang urus dia ' Emily bilang.
' Kalian boleh pergi, gue bakal nemenin dia ' Gavin bilang.
' Oke, satu orang boleh tinggal ' Emily bilang.
Cewek-cewek lari keluar dari area kolam renang,, mereka masuk ke ruang ganti buat ganti lagi seragamnya.
Lisa dan Hazel yang terakhir masuk,, udah penuh jadi mereka keluar,,,
' Seru banget sih ' Hazel bilang hampir mau lompat lagi ke kolam.
' Gue capek banget dan mungkin gue bisa masuk angin,, gue kayaknya luka bahu gue jadi gak bisa berenang sekarang ' Lisa bilang sambil megangin bahunya.
' Lo luka bahu lo?? ' Hazel nanya dan neken bahunya.
' Aduh,,, sakit ' Lisa teriak dan menjauh dari dia.
' Lo harus pake obat pereda nyeri ' Hazel bilang dan Lisa ngangguk.
Tiba-tiba seorang siswa junior nyamperin mereka,
' Lo Hazel kan?? ' Dia nanya dan Hazel ngangguk.
' Guru itu nyariin lo ' dia bilang.
' Oh,, oke,,, Lisa gue balik lagi ya,, tunggu di sini biar kita bisa ganti bareng ' Hazel bilang dan pergi sama siswa junior itu.
Lisa duduk di samping kolam nunggu Hazel,, dua kakinya di air dingin.
Tiba-tiba dia denger langkah kaki mendekat ke arahnya,, dia mau balik badan waktu sebuah tangan mendorongnya ke dalam kolam.
Dia berusaha berenang tapi gak bisa,, bahunya sakit banget,,,
.
.
.
Bersambung