BAB 64
#Minggu_Kemudian
Hazel keluar dari lab kimia, dia hampir keluar pas dia nabrak seseorang. Buku-buku di tangannya jatuh,,
' Oh, maaf banget deh ' Suara itu bilang dan langsung bantuin dia ngumpulin catetan.
' Nih ' Ethan bilang sambil nyerahin ke dia.
Dia ngangkat muka dan ngenalin kalo itu temennya Michael. Walau mereka nggak pernah ngobrol, dia bahkan nggak tau namanya. Dia juga nggak senyum, cuma masang muka datar, tapi tetep ganteng sih.
Mungkin karena dia emang belum pernah ngeliat dia sedeket ini,,
' Hazel?? ' Ethan manggil dan dia balik ke dunia nyata.
' Oh,, makasih ' Dia bilang dan langsung ambil buku-buku dari tangannya.
Ethan ngangguk dan pergi tanpa ekspresi apa pun,, kenapa sih dia gitu mulu?? Dia cuma ketawa kalo lagi sama temen-temennya.
Dia buang pikiran itu dan lanjut jalan,,,
*
*
' Wah,, nggak nyangka ujian akhir kita bakal dateng cepet banget,, nggak sabar!!! ' Florence teriak.
' Udah belajar yang bener belum?? Kayaknya gue belum siap deh buat ujian itu ' Sharon bilang.
' Jangan percaya dia,, nggak bener kok,, dia mah udah siap banget. ' Lily ketawa.
' Kita tau kok,, dia bohong. ' Florence bilang sambil senyum.
' Gimana sama lo Lisa ' Sharon nanya.
' Santai sih,, nggak sabar pengen keluar dari SMA. Stres banget, ' Lisa bilang sambil ngedesah.
' Stres?? Itu baru tuh ' Lily bilang.
' Gue nggak mikir dia bakal ada masalah sih,,, kan ada Michael yang ngajarin dia. Nggak kayak gue ' Florence cemberut.
' Ceritain dong,,, lo nggak ada gebetan nih?? ' Sharon ngedipin mata.
' Apaan sih?? Nggak ada ' Dia jawab.
' Lo selalu ngeliatin Ethan kayak hidup lo bergantung sama dia,, masih mau denial nih??? ' Lily bilang.
' Wah,, jadi Ethan nih??? ' Lisa senyum.
' Nggak,, nggak bener kok, dia cuma temen. Nggak ada perasaan apa pun ' Florence bilang mukanya merah.
' Tapi lo suka dia,, titik '
' Nggak kok ' Dia jawab.
' Oke,,, guys gue cabut dulu,, nanti ketemu lagi ya ' Lisa bilang setelah liat jam, dia langsung ambil buku kimia dan lari keluar kelas.
' Iri nih,, dia mau ketemu Michael lagi. Nggak kaget kalo dia dapet nilai kedua pas ujian akhir ' Lily bilang.
' Gue nggak yakin dia bisa,,,, Hazel, pinter banget. Dia selalu di belakang Michael, Vanessa juga,,, tapi kita liat aja deh. Dia balik lagi kok buat jelasin semuanya ke kita ' Sharon bilang dan mereka semua ketawa.
*
*
Hazel lagi belajar sendiri pas pintu kebuka, dia ngangkat muka dan kaget ngeliat Sofia masuk.
' Ya ampun,, lo lagi ' Sofia muter bola mata dan duduk di sampingnya.
' Bisa nggak sih lo minggat?? Nyebelin tau ' Hazel nyolot.
' Mendingan lo aja yang minggat, gue kesini mau belajar doang ' Dia jawab.
Hazel ngedesah dan lanjut belajar,,, sepi banget sampe Hazel mecah keheningan.
' Hei Bitch,, gue boleh nanya nggak?? ' Dia nanya.
' Baru aja tuh ' Sofia jawab tanpa ngangkat kepala.
' Kapan?? ' Hazel nanya.
' Sekarang ' Dia jawab dan Hazel cekikikan.
' Oke,, gue serius,,,, ' Hazel bilang dan Sofia ngangkat muka.
' Apa lagi kali ini? ' Sofia nanya.
' Ceritain dong siapa kakak lo,, gue penasaran. ' Hazel bilang.
' Nggak perlu tau juga sih,,, nggak penting juga ' Sofia jawab.
' Nggak peduli,, ceritain aja '
' Oke deh,, tapi ada syaratnya ' Sofia nyengir.
' Gue tau lo bakal bilang gitu,, syaratnya apa ' Hazel nanya.
' Lo bakal ngajarin gue beberapa prinsip fisika,, gue beneran nggak jago di situ,, dan gue rasa lo jenius ' Sofia bilang.
' Vanessa juga jenius ' Hazel jawab.
' Deal atau nggak deal ' Sofia nanya nggak peduli apa yang dia bilang.
' Oke deh,, sekarang siapa kakak lo ' Hazel nanya.
Sofia ngambil hapenya dan setelah ngutak-ngatik beberapa detik dia ngasih ke Hazel,,
' Itu dia ' Dia bilang dan Hazel nyolot.
' Lo mau bikin gue bodoh ya?? Ini Alex Williams,, dia aktor, gue kenal dia. Dia artis favorit gue ' Hazel bilang.
' Dia artis favorit lo dan dia kakak gue, Alex Williams, Sofia Williams. Udah gitu aja ' Dia bilang.
' Gimana caranya gue percaya sama lo?? '
Dia nunjukin foto-foto yang dia ambil sama kakaknya dan Hazel kaget,,,
' Lo seriusan?? Dia kakak lo?? ' Dia nanya kaget.
' Iya bener banget '
' Alasan kenapa lo selalu bersikap kayak bitch,,,' Hazel muter bola mata.
' Jangan bilang siapa-siapa,,,, '
' Kenapa?? '
' Nggak tau sih,, tapi ini rahasia buat sekarang. Jadi ,,,, fisikanya gimana '
' Mulai besok aja deh,, otak gue lagi panas nih,, gue harus ke asrama dan istirahat,, bye ' Dia bawa tasnya dan keluar.
Sofia ngedesah dan natap foto kakaknya,,,
' Kangen banget deh ' Dia bilang dan mutusin buat nelpon dia.
Yang ngangkat manajernya,,
' Halo mba Sofia,, '
' Kakak gue mana?? ' Dia nanya.
' Maaf ya,, tapi dia lagi sibuk banget sekarang ' Dia jawab.
' Oke deh,, jangan bilang ke dia gue nelpon ya. Gue cuma mau mastiin dia baik-baik aja. Bye ' dia nutup telpon.
*
*
#7_Malem
Michael merhatiin dia buat ketiga kalinya,, kenapa sih dia masih tidur aja?? Dia ketiduran dua jam yang lalu pas lagi belajar bareng,,,
Dia ngambil hapenya dan ngambil banyak foto dia,,
' Cewek tidur,, imut banget ' Dia bilang dan senyum.
Dia mendekat ke dia dan nyium dia lembut,, dia nggak bergerak. Dia perdalam ciumannya sedikit,, dia cuma bergerak terus ketiduran lagi. Dia nyium dia lagi, kali ini pake lidahnya,, dia bales ciuman dan dia langsung berhentiin ciumannya.
' Kenapa lo menjauh?? ' Dia bergumam ngantuk.
' Sayang bangun,, kita harus pergi. ,, semua orang bakal nyariin kita nih ' Michael bilang dan bangun.
' Kita disini aja deh,,' dia bilang dan Michael duduk lagi.
Lisa senyum dan duduk,,, kepalanya nyender di bahunya.
' Aku cinta kamu ' Dia bilang.
' Aku juga cinta kamu ' Michael jawab.
' Sial,, gue ngantuk banget ' Anna bilang pas dia pake baju tidurnya, dia baru aja selesai mandi dan masih basah kuyup.
Hujan turun deras banget dan beneran bikin dia pengen naik ke kasur dan melukin selimutnya.
Dia naik ke kasur dan nutup mata,, tapi nggak lama pas ada telpon masuk ke hapenya.
' Apaan sih?? ' dia kaget,, siapa yang nelpon dia jam segini sih??
Dia ngambil hapenya dan ngecek,,, tunggu,, dia langsung duduk dan berdeham.
' Alex?? ' dia manggil.
' Hei Babe,, lo udah di rumah ' suaranya muncul.
' Iya,, kenapa?? '
' Bukain pintu dong,, gue di luar nih ' Dia bilang dan dia kaget.
Apaan sih??
' Maksudnya gimana?? '
' Bukain pintu dulu deh?? Gue nggak bisa mati kedinginan nih,, bawa payung atau apa kek ' Alex bilang.
' Oke deh,, tunggu di mobil ya ' dia bilang dan nutup telpon.
Dia nutup telpon dan keluar dari kamar,, dia ambil payung sebelum keluar. Dia ngedesah pas ngeliat mobilnya,, dia jalan ke tempat dia berada
Dia langsung bukain pintu mobil dan meluk dia,,,
' Setidaknya masuk dulu kek,,' dia bilang.
' Kangen deh ' dia bilang.
' Lo bercanda kan?? Kita ketemu semalem kan ' dia bilang pas mereka berdua masuk ke rumah.
' Udah 24 jam nih ' Alex jawab.
Mereka akhirnya masuk,, dia ngunci pintu dan hadap-hadapan sama dia.
' Jadi ngapain lo kesini?? ' Dia nanya tapi dia nggak bisa jawab.
Dia natap dia,, bukan mukanya, badannya. Kenapa sih dia natap dia kayak gitu??
Dia merhatiin dirinya dan saat itulah dia sadar kalo dia cuma pake baju tidur,, transparan banget sampe dia bisa liat semuanya dengan mudah,,
' Alex!!! ' dia teriak.
' Kenapa,,'
' Gue mau ganti baju,, jangan berani-beraninya ngikutin gue ya, mesum ' dia bilang tapi dia narik dia balik dan meluk dia.
' Jangan gitu,,, lo cantik kok kayak gini ' dia bilang.
' Itu karena lo harus makan gue pake mata lo ' Dia nyolot.
' Maaf ya,, mata gue nggak bisa nahan panasnya lo ' dia bilang dan nyium lehernya.
' Jangan gitu Alex,, gue harus tidur,,, gue mau kerja besok nih ' dia bilang dan dorong dia.
Dia mengerang,,
' Bisa nggak sih lo biarin gue pergi sekarang?? ' Dia nanya.
' Belum ' dia jawab dan nyium dia,, dia langsung membalasnya,, tapi tiba-tiba menarik diri.
' Lo nggak bisa seenaknya nyium gue kapan pun lo mau ' dia muter bola mata.
' Kenapa?? '
' Emang lo pacar gue apa?? '
' Jadi pacar gue deh,, ' dia bilang dan matanya melebar.
' Maksudnya gimana?? '
' Aku cinta kamu,, nggak keliatan ya?? Yuk kita resmikan aja deh,, tolong jangan bilang nggak ya ' dia bilang dengan nada memohon.
.
Bersambung
…