BAB 39
"Lo denger gak sih??" Gavin nanya.
Salah satu cowok berdiri dan mulai mendekati Lisa.
"Jangan bilang dia mau nyamperin dia," kata Michael.
"Iya," jawab Noah.
Michael pura-pura senyum dan ngambil botol air di meja, dia minum sedikit, matanya gak lepas dari cowok yang mendekati Lisa.
"Lo gak mau ngapa-ngapain??" tanya Ethan.
"Lihat aja apa yang bakal terjadi," Dia nyengir dan mereka semua fokus ke Lisa yang belum nyebur ke kolam,
"Guys,,airnya dingin," kata Lisa sambil nyelupin kakinya ke air.
"Ayo dong,,atau lo mau gue tarik??" kata Sharon.
"Gue dateng kok,,,kasih gue beberapa detik lagi," Katanya dan ngerasain air dengan kakinya lagi.
"Aduh," Dia teriak dan yang lain langsung ketawa.
"Ini lucu banget," kata Lily.
Tiba-tiba mereka semua diam dan pandangan mereka lepas dari Lisa,,Lisa bingung, mereka ngeliatin apa sih?
"Lisa balik badan," Florence berbisik padanya.
"Hah??" Dia berbalik cuma buat nemuin cowok senyum ke dia.
Dia nyela,,, dia balik badan ke temen-temennya.
"Hey kaki seksi," Katanya dan dia menghadapnya.
"Lo mau apa??" Dia nanya dengan cemberut.
"Lo," Dia senyum.
"Mimpi aja," Dia jawab.
"Keren juga sih mimpiin orang seksi kayak lo,,,," Dia senyum lagi.
Lisa memutar bola matanya,,
"Bisa gak sih lo pergi aja??" Katanya.
"Boleh gue ngomong sama lo?? Secara pribadi," Katanya.
"Enggak bisa,, pergi sana," Dia membentak.
"Gue Kevin,,, dan gue suka sama lo. Gimana menurut lo??" dia nanya.
"Gak tertarik," Dia memotongnya.
"Ayo dong,,,," Dia menyentuh punggungnya dan dia menghadapnya dengan marah.
"Berani banget lo nyentuh gue!!" Dia berteriak.
"Kenapa teriak?? Cuma kagum sama badan lo,, lo emang seksi," kata Kevin dengan nafsu di matanya.
'Tatapan apa itu?? Michael gak pernah ngeliatin gue kayak gitu' pikirnya dalam hati dan udah gak nyaman.
"Gue udah punya pacar,, jadi pergi sana," Katanya.
"Gue gak peduli,, dia bahkan gak ada di sini kan??" Katanya.
"Enggak,, dia di sini," Lisa nyengir.
"Siapa dia?? Apa dia lebih ganteng dari gue??" Kevin cemberut.
"Lo ganteng??" dia ketawa.
"Hey Sayang!!" Lisa ngelambaiin tangannya ke Michael.
"Perlu gue kesini??" Michael nanya sambil ikut main.
"Iya ayo," jawab Lisa dan Kevin nyela.
"Itu pacar lo??" dia nanya.
"Iya, jadi lo harus pergi sebelum dia dateng," Lisa senyum.
"kenapa gue harus gitu?? Gue bilang gue gak peduli kalo lo punya pacar," Dia senyum dan mendekat ke dia.
"Lo mau ngapain??" Suara Michael muncul.
"Hey" Lisa langsung mendekat ke dia.
"Lo keliatan seksi, sayang," Michael senyum dan nyium dia di situ juga.
Oh enggak,, cowok imut itu udah punya pacar??
Gosh,, sial,,,dia nyium dia
Gue lagi kesakitan banget
"Ini nyebelin,,, tapi gue gak bakal berhenti," Kevin berbisik pada Lisa.
"Lo mau mati muda??" Michael nanya dengan tenang.
"Mich,,jangan gitu," Lisa langsung ngegenggam tangannya ngejauhkan dari Kevin.
"Gue mau pake baju gue lagi,,,," kata Lisa.
Michael narik dia balik,,,.
"Senang-senang ya,,, gue bakal ngawasin lo," Katanya.
"Masuk sini sama gue" Dia cemberut.
"Gak mood," Dia nyium pipinya sebelum balik jalan.
Lisa akhirnya nyebur ke kolam,,,.
"Wow,, Michael keren banget," kata Florence dengan seringai lebar.
"Itu abang gue," Sharon senyum sementara pipi Lisa udah merah karena malu.
"Kalian,,pacaran??" Lily nanya.
"Iya,, dia pacar gue," jawab Lisa dengan senyum dan Lily diam.
"Guys keluar,, kita makan gue laper," Gavin ngomong ke cewek-cewek.
"Pergi aja dan makan," Sharon jawab sambil berenang lebih jauh.
"Gue juga laper,, gue mau keluar," Lisa bilang keluar dari kolam.
Gavin ngelempar handuk ke dia.
"Makasih," Dia senyum dan lari ke tempat cowok-cowok.
"Wow ini luar biasa,,,," Katanya dan langsung ngambil alat makan.
"Itu punya gue," kata Michael sambil megang tangannya.
"Apa yang jadi punya lo juga punya gue," Dia nyengir.
"Beneran??"
"Iya,, atau gue salah??" Dia nanya dan Michael mendekat ke dia.
"Kalo gitu,,,,badan lo juga punya gue??" Dia nanya.
"Iya" Dia jawab dengan nyengir.
"Lo nakal banget," Michael narik kepalanya ke belakang dan dia ketawa.
"Bisa gak sih lo biarin gue makan dengan tenang??" Ethan bilang.
"Oh maaf," Michael ngejek dan mereka semua mulai makan sementara yang lain ikut bergabung.
"Gosh gue kangen sekolah," Noah menghela nafas.
"Gue gak kangen,,, gue lebih suka di rumah," kata Sharon.
"Lo gak pernah serius Sharon," Michael nyela.
"Gue cuma pengen ini sekolah sehari,, gue capek di sana," kata Florence.
"Wow,,,,tapi keren juga sih. Gue gak pernah sekolah asrama,, ini pertama kali dan gue suka. Bosen di rumah," kata Lisa.
"Iya sama nih,, bosen banget. Gue seneng banget pas lo nelpon gue hari ini,,, gue hampir jatoh soalnya gue lari ke rumah Florence," kata Lily dan mereka semua ketawa.
"Lo gak luka??" Noah nanya keliatan khawatir.
"Dia bilang hampir jatoh, berarti dia gak jadi," kata Gavin.
"Oh,, bener juga," kata Noah dan cowok-cowok cekikikan.
"Gue kangen Juliet,,,," Florence bilang sambil menghela nafas.
"Dia pergi??" Sharon nanya.
"Iya," jawab Florence.
"Guys,,,,kita nginep di rumah gue yuk," Gavin tiba-tiba bilang.
'Itu luar biasa!!!' Lisa teriak.
"Apa?? Lo seneng banget?? Ini rumah dia bukan rumah gue," kata Michael.
"Gue denger dia beneran," Lisa senyum.
"Keren sih,, rumah itu emang masalah buat gue," kata Lily.
"Sama nih," kata Sharon mencoba ngejek Michael.
"Masalah buat lo?? Siapa yang bikin masalah buat lo??" Michael nanya Sharon.
"Lo lah," Dia jawab.
"Gue bakal bales lo," kata Michael.
"Hey Lisa,, lo ada sesuatu di bibir lo," kata Ethan.
"Lo ngeliatin bibirnya??" Michael nanya.
"Mata gue,,,," kata Ethan.
Michael nyela dan bersihin dari bibir Lisa.
"Makasih," Dia senyum.
Sisa waktunya hening,,.
Setelah bersenang-senang, udah waktunya pulang,,
"Kita mau ganti baju,, tunggu di sini," Cewek-cewek masuk ke ruang ganti.
"Udah malem banget,,, hampir jam 7," kata Lily.
"Tapi seru kan??" kata Sharon dan mereka ngangguk.
Mereka semua pake baju mereka,,
"Lisa,, lo harus cepet ya, temuin kita," Mereka semua keluar.
"Gak bisa nunggu apa??" Lisa bergumam dan akhirnya pake blusnya,, dia bawa tasnya dan mau keluar pas seseorang masuk dan ngunci pintu di belakang mereka.
"Apa sih?? Lo lagi??" Lisa teriak.
"Gue bilang gue gak gampang nyerah," Kevin senyum dengan nafsu di matanya.
"Buka pintunya, sekarang," kata Lisa.
"Gue bakal,,, tapi,,, lo harus ngelakuin sesuatu,"
"Apa??"
"Gue bakal ngambil keperawanan lo di sini," kata Kevin.
Lisa ngangkat tangannya buat nampar dia tapi mutusin buat tenang.
"Gila ya lo?? Berani banget lo bilang gitu ke gue!!" Dia teriak dengan marah.
"Kenapa gue gak boleh bilang gitu?? Lo cuma jalang buat pacar lo, gue yakin dia pacaran sama lo cuma karena itu," Kevin bilang dan memutar bola matanya.
"Buka pintu sialan itu," Lisa mendorongnya mencoba membuka pintu tapi terkunci.
"Gue denger temen lo manggil lo Lisa,,, nama yang seksi buat cewek seksi," Katanya.
Lisa merapikan rambutnya,, dia udah mulai takut,, apa yang dia coba lakuin sama dia??
Kevin narik dia dan nyudutin dia ke Dinding,,,.
"Berhenti!!!" Dia teriak tapi dia terlalu Kuat
Dia ngehiraukan teriakannya dan ngehantam bibirnya di bibirnya,,
Lisa mencoba mendorongnya tapi gak bisa,,,.
"Gimana Lisa??" Michael langsung nanya pas cewek-cewek nyampe di mobil.
"Dia bakal di sini sebentar lagi," jawab Sharon.
"Kenapa sih lo ninggalin dia?? Kenapa sih gak bisa nunggu dia!!" Michael teriak ke dia.
"Hey,,,tenang," Gavin bilang.
"Diemin aja," Michael membentak dan pergi,,
"Lisa!! Lo di sana!! Lisa!!" Dia teriak dan lari lebih cepat.
Gak ada jawaban,,
Dia lari ke ruang ganti tapi terkunci,, dia berbalik buat pergi tapi tiba-tiba denger tangisan samar di dalam. Dia langsung balik ke pintu.
"Lisa,, lo di sana??!!" dia ngetok pintu.
"Mich,," Lisa memanggil meskipun gak keras.
"Lo kejebak di sana?? Kenapa gak keluar?? Lo baik-baik aja kan??" Dia nanya masih gak buka pintu.
"Gosh,,kenapa dia harus muncul sekarang??" Dia denger suara seseorang.
"Apa??" Dia bilang dengan marah dan mendorong pintu keras terbuka.
Kevin langsung ninggalin Lisa,,,.
"Apa yang lo lakuin ke dia??" Michael ngegenggam kerah bajunya dengan marah.
Kevin nyela dan mendorongnya.
"Bro,,, kenapa serakah banget?? Nyoba buat milikin cewek seksi cuma buat diri sendiri?? Apa dia bukan jalang sembarangan??" Kevin bilang dengan nyengir.
Mata Michael langsung merah pas dia manggil Lisa gitu,,,, dia ngehajar dia di matanya.
"Lo gak bakal bisa liat jalang lain,, percaya deh," Dia berbisik ke Kevin yang megangin matanya karena sakit.
"Lisa ayo pergi," Dia ngegenggam tangannya dan mereka berdua keluar.
"Dia ngapa-ngapain lo??" Michael nanya sambil nyentuh wajah Lisa.
"Dia,,,nyium gue," kata Lisa.
"Sialan itu," kata Michael dan berbalik.
"Udah cukup,,," Lisa narik dia balik.
"Maaf ya,, itu salah gue. Seharusnya gue nunggu,,," kata Michael mencoba gak marah lagi.
"Bukan salah lo,, gue baik-baik aja,"
"Lo baik-baik aja?? Bajingan itu nyium lo,, gue yakin dia nyentuh lo juga!!" Dia tiba-tiba meledak.
Lisa diem dan menggigit bibirnya.
"Gue tau,,,kita pulang sekarang," Dia bilang dan ngegenggam tangannya.
"Apa?? Pulang?? Michael,,,gue baik-baik aja, ayo pergi sama yang lain!!" Lisa memohon.
"Lisa ayo pulang!! Gue gak mau terjadi apa-apa lagi sama lo!!"
"Gue bakal baik-baik aja,,,,,lo bakal ada di sana,, " Katanya.
Michael membuang muka dan merapikan rambutnya,,,,.
"Lupain aja,,, gue milik lo sepenuhnya," Dia menggoda.
"Berhenti Lisa, gue masih marah,," Michael jawab dan terus jalan sementara Lisa ngikutin.
"Kenapa kalian lama banget??" Ethan nanya.
Michael ngehiraukan mereka dan masuk ke mobil,,,.
Ethan dan Lily mau masuk,,
"Gue pergi sama Lisa doang," Dia membentak.
Lisa Menghela nafas dan masuk,, dia ngegas gitu aja.
"Apa yang terjadi??" Gavin nanya.
"Gue rasa ada sesuatu yang terjadi," kata Sharon.
Mereka hampir masuk mobil tapi berhenti pas ngeliat Kevin keluar dengan darah di sekujur wajahnya,,,.
"Gila sih,," Lily teriak.
"Gue rasa dia nyentuh Lisa,,,," Gavin bilang.
"Gosh,,,, gue kena masalah lagi," kata Sharon.
"Kita gak seharusnya ninggalin dia,, gue tau cowok ini gak baik," Florence bilang.
"Ayo susul mereka,"
Mereka semua masuk mobil meskipun kelebihan muatan.
TBC