Bab 376 Pemantauan
"Gak perlu nanya, kan?"
Mengenai masalah Li Yunmeng, Feng Yu memutar matanya dan berkata dengan sangat percaya diri: "Kakak-kakak udah turun tangan, pasti gak ada masalah!"
Udah jelas banget siapa 'kakak' di sini.
Li Yunmeng masih khawatir. Dia ngasih kode ke Laura: "Beneran aman, kan?"
Laura kalem aja: "Aman kok."
Terus dia mendekat ke meja dan mulai mainin alat di atasnya.
Setelah beberapa saat, dia mundur sedikit buat nunjukin wujud asli mesin itu.
"Profesor, ada beberapa bagian yang belum selesai dari alat ini sebelumnya, tapi sekarang udah gak ada masalah. Silakan dilihat."
Jari-jari Laura yang lentik dengan rapi masukin program, dan dia ngelihat mesin yang tadinya rusak mulai berfungsi normal.
"Bergerak, bergerak!" Li Yunmeng semangat banget sampe meluk Feng Yu.
Feng Yu pegang tangannya dengan pasrah: "Iya, iya, aku lihat kok."
"Oke, lumayan." Zuo mempelajari cara kerja alat itu sebentar, naikin kacamatanya dan ngasih nilai: "Delapan."
-Nilai yang adil juga.
Li Yunmeng gak ngerasa kecewa. Soalnya, dia hampir dapet nol!
"Sheng Sheng, makasih banyak! Kalo bukan karena kamu... eh eh." Gak bisa ngomong yang sok dramatis, Li Yunmeng garuk-garuk kepalanya malu dan cekikikan.
Saat itu juga, Zuo Yi lipat buku catatannya, dan dia keliatan mikir keras: "Laura, bukannya kamu cuma bolos dua kelas pertama? Kenapa telat?"
"Aku gak sengaja lupa waktu karena harus ngambil sesuatu. Maaf." Waktu Laura ngomong gitu, dia ngelirik Xiuyan santai.
Xiuyan dapet tatapan itu, dan entah kenapa dia mundur beberapa langkah, perasaan gak enak nyebar di hatinya.
Laura ketawa ngakak: "Oh, gak juga, lebih tepatnya, bukan ngambil sesuatu, tapi ngambil rekaman pengawasan."
Terus dia ngejulurin telapak tangannya dan nunjukin *flash drive* hitam di depan.
Zuo ngambil *flash drive* dan keliatan bingung: "Rekaman pengawasan?"
"Iya," kata Laura, "Profesor, bisa dilihat sendiri."
Aku manfaatin Zuo yang lagi fokus masukin *flash drive* ke komputer. Aku gak sadar sama sekali. Li Yunmeng mendekat ke Laura dan ngebisik: "Sheng Sheng, rekaman pengawasan ini... ada hubungannya sama Xiuyan?"
Abis itu, dia ngelirik Xiuyan dan ngelihat wajah orang itu tegang, kayaknya gugup banget. Li Yunmeng tiba-tiba sadar dan bilang dengan yakin, "Pasti ulah Xiuyan! Kamu curiga dia udah ngutak-ngatik bahan aslinya, ya?"
Laura masih senyum aja dan gak ngomong apa-apa. "Nanti juga tau sendiri."
Proyektor mulai nyala pelan-pelan, dan video di layar mulai muter.
Aku ngelihat toko peralatan, sesosok tubuh ramping tiba-tiba muncul di depan konter.
"Bos, nanti kalo lihat dua orang ini, inget jualin mereka bagian yang rusak ini, ya?"
Orang itu pake topi dan masker, nutupin diri dari ujung kepala sampe kaki, dan suaranya rendah dan familiar.
Dia ngeluarin dua foto dan ngasih ke bos yang berdiri di belakang konter.
"Jualin mereka bagian yang rusak? Ini, ini, ini kurang bagus." Bosnya awalnya mau nolak, tapi setelah dipaksa dan dibujuk sama orang itu, dia akhirnya setuju.
Meski begitu, orang itu gak tenang sampe dia ngelihat Li Yunmeng dan Feng Yu masuk ke toko dan beneran beli bagian yang rusak, jadi dia puas ninggalin tempat itu.
Waktu dia balik badan, wajahnya muncul di depan kamera, kecepatannya cepet banget. Tapi, setelah setengah bulan kenalan, banyak orang langsung kenal kalo pemilik wajah itu jelas banget adalah Xiuyan!