Bab 90 Tidak Layak
Muka Bu Boote pucat pas dia ngeluarin ponsel dari tasnya.
"Suami? Sayang! Anak kita lagi kena masalah gede! Jangan bahas dulu, siapin beberapa kartu bank dan coba bujuk keluarga Taylors! Cepetan!"
...
Kelas 8.
"Udah selesai buat kelas ini."
Laura nepuk-nepuk debu kapur dari tangannya dan dengan santai balik ke tempat duduknya. Baru aja dia duduk, Lucy dateng, pegang ponselnya, dan ngomong, "Laura, ada apa sih? Gak apa-apa sih kalau kakak lo palsu, tapi tante lo juga!"
Laura santai ngeliat layar, "Kenapa emang?"
Pas dia liat, dia sadar Kimberly nge-tweet lagi. Teks aslinya panjang, jadi Laura sabar baca dari awal sampe akhir. Setelah disingkat, cuma ada dua poin.
Satu, dia minta maaf ke publik.
Dua, dia bakal ninggalin internet buat beberapa waktu, dan pake waktu ini buat persiapan konser selanjutnya.
Daripada jelasin apa maksudnya ID marketing, perusahaan dia nge-retweet tweet itu dan nge-@ sebuah nama pengguna, "Setelah verifikasi, kami udah konfirmasi kalau insiden ID marketing itu hasil dari pelanggaran aturan si selebriti. Kami udah kasih hukuman ke orang itu."
Laura klik nama pengguna itu dan nemuin kalau itu aktris yang sama sekali gak dia kenal. Tapi pas dia liat nama perusahaannya, dia langsung tau kalau ini cuma kambing hitamnya Kimberly.
Lucy tiba-tiba ngedesah kesel.
Dia nyolek layar ponselnya dengan marah, "Grup penggemar ini, setelah skandal Kimberly kebongkar, semuanya pura-pura tuli dan bisu. Sekarang balik lagi kayak dulu, bener-bener... !"
Penyebab utama Lucy marah banget adalah komentar di bawah tweet ini, penggemar-penggemar itu bilang mereka udah gak sabar nunggu konser Kimberly, dan soal skandal sebelumnya kayak gak ada apa-apa.
Laura ketawa dan ngusap rambut Lucy, "Gak usah marah gitu deh, cuma penggemar yang otaknya gak dipake, ngapain sih marah sama mereka?"
Beberapa murid di belakang denger mereka dan bilang, "Lucy, lo gak tau. Penggemarnya Kimberly emang terkenal. Gak ada yang mau cari masalah sama mereka."
"Tapi harus diakui." Seseorang tiba-tiba nyela, "Bakat piano Kimberly emang beneran bagus. Dia dijuluki salah satu pianis muda pertama sepanjang masa. Jadi penggemarnya setia banget sama dia, dan itu bukan tanpa..."
"Ah, sudahlah." Lucy motong dia, dengan jijik bilang, "Pianis muda pertama sepanjang masa?"
Laura dengerin dengan senyum pas mereka debat sebentar, tapi gak ngomong apa-apa.
Dia gak ngomong apa-apa sampe Marcus tiba-tiba ngirim dia pesan teks.
[Gue di gerbang sekolah, jam berapa lo keluar sekolah?
"Lucy," Laura berdiri, "Gue mau keluar bentar."
"Hah?" Lucy bingung sebentar, "Mau kemana, cepet banget? Tunggu, gue ikut!"