Bab 58
Hari pertama kembali, dan pas Nadine sama Adele lagi lewat 'Geng Keren' yang tersisa, yang seperti biasa lagi ngobrol di depan lokernya Christy sebelum masuk kelas, Leah nyamperin mereka dan meluk Nadine dengan lembut; meluk dia erat-erat dan penuh kasih sayang. Sambil meluk Nadine di situ, di depan mata Christy dan teman-temannya, Leah ngomong cukup keras biar semua orang di koridor yang dekat bisa denger…
"Maafin gue ya, Nadine…buat semua omongan atau perbuatan jahat yang pernah gue lakuin ke lo…" dia nengok dan ngeliat Adele sebentar, terus balik lagi, "sama Adele juga. Gue bener-bener minta maaf. Lo bisa maafin gue nggak?"
Bener sih, Nadine udah sering banget kesel sama Leah dan yang lain, terutama Christy, selama ini…dan pastinya sama omongan dan perbuatan jahat ke Adele…tapi emang bukan sifatnya Nadine buat dendam sama siapa pun; bahkan kalo mereka bagian dari 'Geng Keren' yang terkenal itu. Dan sekarang, waktunya udah nggak banyak, Nadine nggak mau buang waktu yang tersisa buat hal-hal kecil. Salah satu cara dia menerima kematian yang udah dekat adalah dia pengen damai dalam semua aspek sisa hidupnya; termasuk memaafkan semua orang yang udah nyakitin dia.
"Tentu aja bisa, Leah. Gue beneran maafin lo."
Leah nempelkan kepalanya ke samping kepala Nadine, dan berbisik pelan di telinganya, "Makasih ya."
Leah bisa aja ngelakuin itu kapan aja, di mana aja; tapi dia milih ngelakuinnya khusus di depan Christy dan yang lain. Jadi, dalam hal itu, iya, itu sedikit perhitungan dari Leah. Tapi, sebagian besar itu emang tulus, sebagai gestur minta maaf. Dan Nadine sadar itu; karena waktu Leah meluk dia, kepalanya nempel lembut di bahunya, Nadine ngerasain beberapa air mata yang keluar dari mata Leah netes ke leher dan bahunya.
Ini waktu di tahun ajaran yang paling nggak disukai sebagian besar guru…rapat komite Prom Junior dan Senior. Tiap kelas punya perwakilan buat mikirin tema yang unik; terus pakai konsep itu dan ubah jadi 'malam yang sempurna'. Dan tiap tahun, beberapa guru ditugasin buat ngawasin prosesnya buat tiap acara. Tahun ini, Tuan Trudeaux seharusnya bantu koordinasi Prom Senior; tapi dia minta dipindahin ke komite Prom Junior karena ada dua anggota yang nggak diharapkan.